Rutan Dumai Gandeng BNNK, Penyuluhan Narkoba dan Tes Urine Warga Binaan

Rutan Dumai Gandeng BNNK, Penyuluhan Narkoba dan Tes Urine Warga Binaan

DUMAI – Komitmen mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari handphone, pungutan liar, dan narkoba (Zero Halinar) terus diperkuat Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai. Bersama Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Dumai, rutan menggelar penyuluhan bahaya narkoba yang dirangkaikan dengan tes urine bagi warga binaan, Sabtu (14/2).
 

Kegiatan diawali dengan penyampaian materi oleh penyuluh BNNK Dumai mengenai dampak penyalahgunaan narkoba dari sisi kesehatan, sosial, hingga konsekuensi hukum. Warga binaan tampak antusias mengikuti jalannya kegiatan, termasuk saat sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif.
 

Melalui penyuluhan ini, warga binaan diharapkan memiliki pemahaman yang lebih komprehensif tentang bahaya narkoba serta mampu menumbuhkan komitmen untuk tidak kembali terjerumus dalam penyalahgunaan zat terlarang setelah menjalani masa pembinaan.
 

Usai penyuluhan, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan tes urine terhadap sejumlah warga binaan sebagai langkah deteksi dini. Proses pemeriksaan dilakukan secara tertib dan diawasi langsung oleh petugas Rutan Dumai guna memastikan transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan kegiatan.
 

Kepala Rutan Kelas IIB Dumai, Enang Iskandi, menegaskan bahwa penyuluhan yang dirangkaikan dengan tes urine merupakan langkah preventif sekaligus bentuk komitmen nyata menjaga integritas lingkungan rutan.
 

“Kegiatan ini merupakan wujud komitmen kami untuk mewujudkan Rutan Dumai Zero Halinar. Setelah diberikan pemahaman, kami tindak lanjuti dengan pengawasan melalui tes urine sebagai langkah konkret menjaga lingkungan tetap aman, tertib, dan bebas dari narkoba,” ujarnya.
 

Sementara itu, pihak BNNK Dumai mengapresiasi sinergi yang telah terjalin dengan Rutan Dumai. Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat dilaksanakan secara berkala guna memperkuat upaya pencegahan dan pengawasan penyalahgunaan narkoba di lingkungan pemasyarakatan.***

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index