DUMAI — Dukungan terhadap Abdul Kadir Jailani (AKJ) untuk memimpin Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Dumai terus menguat. Kali ini, dukungan datang dari Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Dumai.
Sikap tersebut disampaikan Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Dumai, Abdul Kadir, melalui Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga MPC Pemuda Pancasila Kota Dumai, Rahmad Wijaya.
Rahmad mengatakan, dukungan kepada AKJ merupakan bentuk kepedulian Pemuda Pancasila terhadap masa depan olahraga Kota Dumai, khususnya dalam memperkuat pembinaan atlet dan meningkatkan prestasi berbagai cabang olahraga.
Menurutnya, KONI memiliki peran strategis dalam mengembangkan olahraga prestasi sekaligus memastikan pembinaan atlet berjalan secara terarah dan berkelanjutan.
“Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Dumai, Bapak Abdul Kadir, menyampaikan dukungan kepada Abdul Kadir Jailani untuk memimpin KONI Kota Dumai. Kami berharap kepemimpinan ke depan mampu membawa perubahan positif dan memberikan ruang yang lebih besar bagi pembinaan atlet serta pengembangan seluruh cabang olahraga di Kota Dumai,” ujar Rahmad.
Ia menilai, pelaksanaan Musyawarah Olahraga Kota Luar Biasa (Musorkotlub) KONI Dumai menjadi momentum penting untuk melakukan konsolidasi organisasi sekaligus menyatukan seluruh elemen olahraga.
Rahmad berharap KONI ke depan tidak hanya fokus pada capaian prestasi, tetapi juga mampu membangun tata kelola organisasi yang profesional, transparan dan adil terhadap seluruh cabang olahraga.
“Yang paling penting adalah bagaimana KONI ke depan dapat bekerja secara profesional, transparan dan mampu merangkul seluruh cabang olahraga. Jangan sampai ada atlet maupun cabor yang merasa berjalan sendiri. Semua harus mendapatkan perhatian dan kesempatan yang proporsional,” tegasnya.
Selain pembinaan atlet, Rahmad juga mendorong agar KONI mampu membangun sinergi dengan Pemerintah Kota Dumai, dunia usaha, organisasi kepemudaan serta berbagai elemen masyarakat.
Menurutnya, olahraga memiliki dampak yang jauh lebih luas dibanding sekadar mengejar medali dalam sebuah pertandingan.
“Olahraga bukan hanya tentang pertandingan dan medali. Di dalamnya ada pembinaan karakter generasi muda, disiplin, kesehatan dan kebanggaan daerah. Karena itu, kita membutuhkan kepemimpinan KONI yang memiliki visi besar untuk olahraga Dumai,” katanya.
AKJ Jadi Calon Tunggal
Sementara itu, menjelang pelaksanaan Musorkotlub KONI Dumai, Abdul Kadir Jailani disebut menjadi calon tunggal setelah bakal calon lainnya, Johannes MP Tetelepta, menarik berkas pencalonannya.
Dalam proses verifikasi dukungan, sebanyak 33 dukungan cabang olahraga dinyatakan sah. Dari 52 cabang olahraga yang terdata, sebanyak 42 cabor ditetapkan memiliki hak suara sebagai peserta Musorkotlub.
Musorkotlub KONI Kota Dumai dijadwalkan berlangsung pada Senin, 31 Agustus 2026.
MPC Pemuda Pancasila Kota Dumai berharap seluruh tahapan Musorkotlub berjalan aman, tertib dan demokratis serta tetap berpedoman pada aturan organisasi.
“Siapa pun yang nantinya terpilih dan dipercaya memimpin KONI Dumai, kami berharap seluruh elemen olahraga dapat kembali bersatu. Namun hari ini, sikap kami jelas, MPC Pemuda Pancasila Kota Dumai memberikan dukungan kepada Abdul Kadir Jailani. Semoga amanah dan mampu membawa olahraga Dumai semakin maju,” tutup Rahmad Wijaya.***