DUMAI – Kabar baik datang bagi para pelaku UMKM yang biasa berjualan di Car Free Night (CFN) Dumai. Dalam rangka persiapan penyelenggaraan Dumai Festival Idaman (DUFEST IDAMAN) 2025, Walikota Dumai H. Paisal turun tangan langsung untuk memastikan para pedagang CFN tetap dapat berpartisipasi dengan biaya yang lebih terjangkau.
Sebelumnya, sempat muncul wacana pemberian lapak gratis untuk pedagang UMKM. Namun, karena adanya kebutuhan penggunaan tenda seragam yang sudah disiapkan panitia, pemerintah dan penyelenggara akhirnya memutuskan tetap memberlakukan biaya sewa lapak.
Meski begitu, Walikota Paisal meminta agar biaya yang semula dipatok Rp 4 juta per lapak dapat ditinjau ulang dan diturunkan demi meringankan beban para pelaku UMKM lokal.
"Kita ingin DUFEST IDAMAN 2025 ini menjadi ajang yang inklusif bagi semua pelaku UMKM, khususnya yang aktif di CFN. Dengan biaya yang lebih terjangkau, diharapkan semakin banyak pedagang bisa ikut meramaikan festival," ujar Walikota Paisal.
Respons cepat Walikota ini diapresiasi oleh para pelaku UMKM. Endra, salah satu inisiator pedagang CFN, menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan pemerintah kota.
"Terima kasih kepada Bapak Walikota. Harapan kami, DUFEST IDAMAN 2025 tetap mengakomodir UMKM lokal, khususnya pedagang CFN, agar dapat turut meramaikan event tersebut," ungkapnya.
Keputusan penurunan biaya lapak ini disambut positif oleh para pedagang yang menilai langkah ini sebagai bentuk nyata dukungan pemerintah terhadap ekonomi kerakyatan. DUFEST IDAMAN 2025 sendiri akan berlangsung pada 19–31 Desember 2025, dan diharapkan menjadi momentum penguatan UMKM serta kebangkitan ekonomi Kota Dumai sebagai kota yang semakin berdaya saing.***