Program Environmental Sustainability, PT Pacific Indopalm Industries Kembali Tanam 1,000 Pohon Mangrove

Program Environmental Sustainability, PT Pacific Indopalm Industries Kembali Tanam 1,000 Pohon Mangrove

DUMAI -Tahun 2026 ini PT Pacific Indopalm Industries melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) disektor Lingkungan Hidup, kembali melakukan penanaman pohon mangrove sebanyak 1,000 pohon di areal Terminal khususnya.

Penanaman 1,000 pohon mangrove ini diharapkan dapat terus menjaga kelestarian pohon mangrove di area perusahaan serta menjaga ekosistem laut yang ada disekitarnya.

Demikian dikatakan Humas PT Pacific Indopalm Industries Sisyanto, Sabtu (13/06/2026) melalui pesan WhatsApp.
"Alhamdulillah, seperti tahun-tahun sebelumnya PT Pacific Indopalm Industries, di tahun 2026 ini menanam 1,000 pohon mangrove di areal terminal khusus."Ujar Sisyanto.

Dikatakan Sisyanto lagi, sebagaimana program penanaman mangrove yang sudah dilakukan, PT Pacific Indopalm Industries selalu menggandeng petani manggrove serta masyarakat di sekitar lokasi penanaman.

Sebelumnya pada tahun 2024 dan 2025, PT Pacific Indopalm Industries bekerja sama dengan petani mangrove di Kota Dumai serta masyarakat di Kelurahan Guntung, Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai melakukan penamanan pohon mangrove kurang lebih 2,000 pohon di pantai Kelurahan Guntung, Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai.

"Kali ini, PT Pacific Indopalm Industries menggandeng petani mangrove dan masyarakat RT 01 Kelurahan Bangsal Aceh, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, untuk melaksanakan kegiatan penanaman 1,000 pohon mangrove di dalam area Terminal Khususnya pada hari Jum’at (05/06/2026) kemaren."Ujar Sisyanto lagi.

Tujuan kegiatan ini, di jelaskan Sisyanto adalah untuk melestarikan tanaman mangrove dan menjaga ekosistem laut di sekitar Terminal, hal ini adalah merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup.

"Penanaman pohon ini salah satu bentuk pelaksanaan Program _Sustainability_ Perusahaan di bidang Lingkungan Hidup, serta sebagai wujud komitmen perusahaan dalam mengoperasikan  Terminal Khususnya menuju Pelabuhan yang berbasis lingkungan, atau lebih dikenal sebagai _Green Port / Ecoport_ yang menerapkan operasional yang berkelanjutan untuk meminimalkan dampak negatif terhadap alam serta menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan kelestarian ekosistem laut."Jelas Sisyanto.

Terakhir sambung Sisyanto, Dengan selalu menggandeng dan memberdayakan petani mangrove dan masyarakat lokal dalam kegiatan penanaman mangrove, perusahaan juga berharap bisa memberikan manfaat secara ekonomi bagi masyarakat.

"Hutan mangrove berfungsi sebagai benteng alami penahan abrasi, penyerap emisi karbon (blue carbon), serta habitat bagi keanekaragaman hayati laut. Kegiatan ini secara langsung memitigasi dampak perubahan iklim global dan PT Pacific Indopalm Industries berkomitmen menjaga hutan mangrove di pesisir pantai khususnya di wilayah Kota Dumai."Pungkas Sisyanto.

Sementara warga RT 01 Kelurahan Bangsal Aceh Andrian Marpaung, mengatakan, program PT Pacific Indopalm Industries yang melibatkan petani mangrove dan masyarakat tempatan serta pemuda sekitar Parit Kitang dalam program penanaman mangrove ini sangatlah baik dan bagus.

“Mudah-mudahan penanaman pohon mangrove oleh PT, Pacific Indopalm Industries, ekosistem yang ada di perairan tepi laut dapat menjadi sebuah penaggulangan terjadinya erosi di tepi bibir pantai serta dapat terus melestarikan kelestestarian habitat bagi keanekaragaman hayati laut."Harap Andrian Marpaung.***(eka).

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index