Polres Dumai dan BNNK Sisir Tempat Hiburan Malam, Satu Pengunjung Positif Ekstasi

Jumat, 16 Oktober 2026 | 11:18:18 WIB

DUMAI – Operasi pemberantasan narkotika kembali digencarkan di Kota Dumai. Tim gabungan Polres Dumai dan Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Dumai menyisir sejumlah tempat hiburan malam dalam Operasi Sarang Narkoba, Jumat (16/10/2026) dini hari. Hasilnya, dari 35 orang yang menjalani tes urine, satu orang dinyatakan positif menggunakan narkotika jenis pil ekstasi.

Operasi yang dimulai sekitar pukul 01.00 WIB itu dipimpin langsung Kasat Resnarkoba Polres Dumai, AKP Gus Purwantoro, S.H., M.M., dengan melibatkan 38 personel gabungan dari Polres Dumai dan BNNK Dumai.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya aparat dalam mencegah dan memberantas penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika, khususnya di lokasi yang menjadi sasaran pengawasan.

Dua Tempat Hiburan Malam Disambangi Petugas

Sebelum bergerak ke lapangan, seluruh personel terlebih dahulu mengikuti apel di halaman Mapolres Dumai. Setelah itu, tim gabungan melaksanakan patroli dan pemeriksaan di sejumlah lokasi yang telah ditentukan.

Dua tempat yang menjadi sasaran operasi yakni J-Mex Pub & KTV di kawasan Gang Mangga, Kelurahan Rimba Sekampung, Kecamatan Dumai Kota, serta Dream Box Family Karaoke di Jalan Syekh Umar, Kelurahan Pangkalan Sesai, Kecamatan Dumai Barat.

Di lokasi tersebut, petugas melakukan pemeriksaan terhadap pengunjung, termasuk tes urine untuk mendeteksi kemungkinan penyalahgunaan narkotika.

Langkah ini menjadi bagian dari pengawasan aparat terhadap potensi penyalahgunaan narkoba di tempat-tempat yang menjadi sasaran operasi.

Satu Orang Positif Ekstasi, Dibawa ke Polres

Dari hasil pemeriksaan terhadap 35 orang, satu orang diketahui positif menggunakan narkotika jenis pil ekstasi.

Orang tersebut kemudian dibawa ke Polres Dumai untuk menjalani tindak lanjut sesuai prosedur yang berlaku.

Berdasarkan laporan hasil operasi, tidak ada pengunjung lain yang dilaporkan positif dalam pemeriksaan tersebut. Petugas juga tidak mencatat adanya penyitaan barang bukti narkotika selama kegiatan berlangsung.

Terhadap satu orang yang dinyatakan positif, tindak lanjut yang tercantum dalam laporan kegiatan adalah rehabilitasi. Pelaksanaannya mengikuti proses dan ketentuan yang berlaku, termasuk asesmen sesuai kebutuhan penanganan.

Hasil tes urine positif merupakan temuan awal yang perlu ditindaklanjuti melalui prosedur yang tepat, bukan dengan sendirinya menjadi bukti bahwa seseorang terlibat dalam peredaran gelap narkotika.

38 Personel Gabungan Dikerahkan

Operasi ini melibatkan berbagai unsur di lingkungan Polres Dumai, mulai dari Satresnarkoba, Sat Samapta, Sat Intelkam, Sat Reskrim, Si Humas, Dokkes, Si Propam, hingga Tim Raga Polres Dumai.

BNNK Dumai turut mengerahkan lima personel. Dalam kegiatan tersebut, hadir pula Katim Pemberantasan BNNK Dumai, Kompol Novarianto, S.H., Penata Pemberantasan BNNK Dumai, AKP Robby Hidayat, S.H., serta Kasi Dokkes Polres Dumai, Aiptu Didit Yudistira, S.A.P.

Untuk menunjang mobilitas, petugas menggunakan 10 unit sepeda motor, satu mobil Polres Dumai, satu mobil BNNK Dumai, dan satu truk Dalmas Polres Dumai.

Selain pemeriksaan terkait narkotika, operasi tersebut juga menyasar kemungkinan kepemilikan senjata api dan senjata tajam.

Upaya Menekan Penyalahgunaan Narkoba di Dumai

Operasi Sarang Narkoba berakhir sekitar pukul 02.30 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan dilaporkan berjalan aman, tertib, dan terkendali.

Hasil operasi ini menunjukkan bahwa pemeriksaan terhadap 35 orang menemukan satu orang yang perlu menjalani tindak lanjut terkait dugaan penyalahgunaan narkotika. Namun, karena tidak ditemukan barang bukti narkotika yang disita, hasil kegiatan tersebut perlu dipahami sesuai fakta yang tercatat dalam laporan.

Upaya pemberantasan narkoba tidak cukup hanya melalui razia sesaat. Pengawasan berkelanjutan, penindakan terhadap jaringan peredaran gelap, serta rehabilitasi bagi orang yang membutuhkan penanganan menjadi bagian penting dalam melindungi masyarakat dari bahaya narkotika.

Melalui operasi gabungan ini, Polres Dumai dan BNNK Dumai kembali melakukan pengawasan di wilayah hukumnya. Masyarakat diharapkan turut berperan aktif memberikan informasi kepada aparat apabila mengetahui dugaan penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika di lingkungan masing-masing.***

Terkini