DUMAI — Upaya memperkuat pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika di Kota Dumai terus didorong melalui kolaborasi berbagai elemen masyarakat.
Salah satunya dilakukan melalui silaturahmi insan pers Kota Dumai bersama Kepala BNN Kota Dumai yang baru, Ignasius Agus Nugraha, di Kantor BNN Kota Dumai, Jalan Kesehatan, Rabu (7/10/2026).
Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan kekeluargaan. Sejumlah perwakilan media turut hadir, di antaranya Riau TV, TV One, ANTARA News, Penjurupos.com dan Beritazona24.com.
Silaturahmi tersebut menjadi momentum untuk mempererat komunikasi antara BNN Kota Dumai dan insan pers, sekaligus membuka ruang kolaborasi dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat terkait bahaya narkotika, program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), serta berbagai capaian BNN di daerah.
Kepala BNN Kota Dumai Ignasius Agus Nugraha menilai media memiliki posisi strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
“Media memiliki peran yang sangat strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Karena itu, kami ingin membangun komunikasi dan kolaborasi yang baik dengan seluruh insan pers. BNN tidak bisa bekerja sendiri dalam menghadapi persoalan narkotika. Dibutuhkan sinergi dengan pemerintah, aparat penegak hukum, masyarakat, dunia pendidikan, dunia usaha, termasuk media,” ujar Ignasius.
Menurutnya, perang terhadap narkotika tidak hanya berorientasi pada penindakan terhadap pelaku. Upaya membangun kesadaran masyarakat agar memiliki daya tangkal terhadap ancaman narkoba juga menjadi bagian penting.
Karena itu, informasi yang edukatif, faktual dan berimbang dinilai dapat membantu meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai bahaya serta dampak penyalahgunaan narkotika.
“Kami berharap media dapat menjadi mitra strategis BNN dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Informasi mengenai bahaya narkoba harus terus disampaikan, sehingga masyarakat semakin memahami dampaknya dan bersama-sama memiliki komitmen untuk mencegah peredarannya,” lanjutnya.
Dalam pertemuan tersebut, BNN dan insan pers juga menyamakan persepsi mengenai pentingnya pemberitaan terkait narkotika yang edukatif, faktual dan bertanggung jawab.
Peran media diharapkan tidak sebatas memberitakan pengungkapan kasus narkotika, tetapi juga turut memberikan edukasi mengenai pencegahan penyalahgunaan narkoba kepada masyarakat.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membangun komunikasi dua arah yang semakin kuat. BNN dapat menyampaikan program dan kebijakan kepada masyarakat, sementara media tetap menjalankan fungsi kontrol sosial sekaligus memperluas ruang edukasi publik.
Silaturahmi bersama Kepala BNN Kota Dumai yang baru ini pun diharapkan menjadi langkah awal menuju kolaborasi yang lebih konkret dan berkelanjutan dalam mewujudkan Kota Dumai yang bersih dari narkoba.
Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama Kepala BNN Kota Dumai dan para awak media.***