Rela Habis Rp 1 M, Pria di Atlanta Operasi Pemanjang Kaki

GAYA HIDUP40 Dilihat

ATLANTA – Hal ini dilakukan lantaran lelah terlalu sering ditolak wanita karena tinggi badannya.

Dikutip Penjurupos dari detik.com, Seorang pria asal Atlanta, Amerika Serikat, nekat melakukan operasi untuk memperpanjang kakinya.

“Sepanjang hidup saya, saya berjuang untuk melihat diri saya sebagai pria pendek dan apapun yang saya lakukan untuk mengubahnya, saya selalu merasakan hal yang sama,” kata pria bernama Dynzell Sigers, Senin (26/6/2023).

Sigers mengatakan dirinya memiliki tubuh yang pendek sejak remaja dan membuatnya sering ditolak wanita. Itu membuatnya bertekad untuk mengubah tinggi badannya agar tidak kehilangan kesempatan lagi.

Pria berusia 27 tahun itu menggambarkan dirinya sebagai sosok pemalu dan pendiam. Ia juga sering menolak untuk bergabung di tim olahraga sekolahnya karena perawakannya yang kecil.

Selama bertahun-tahun, Sigers mencari cara agar bisa menambah tinggi badannya, tapi sering gagal. Sampai akhirnya, ia menemukan prosedur yang bisa mengubah hidupnya yaitu operasi pemanjangan tubuh.

“Saya tidak punya inspirasi khusus, karena saya hanya ingin mendapatkan tinggi badan yang bisa merubah hidup saya. Dan cara apa yang lebih baik daripada menambah tinggi badan saya dan menjadi bugar,” katanya.

Menjalani Operasi

Menjelang akhir tahun lalu, Sigers menjalani operasi pertama dari enam operasi. Itu melibatkan pemotongan tulang menjadi dua, memasukkan batang dan memasang fiksator eksternal yang, ketika diputar, memperpanjang tulang selama 90 hari.

“Pada akhir 90 hari, ketika mencapai ketinggian yang diinginkan, yaitu maksimum empat inci (10 cm) di kaki bagian atas dan tiga inci (7 cm) di kaki bagian bawah, fiksator eksternal dilepas dan batang internal dibiarkan di tempatnya,” jelas Sigers.

“Ketika tulang baru akhirnya ‘tumbuh’, batangnya dilepas. Tetapi, itu bisa memakan waktu hingga satu tahun,” lanjutnya.

Pasca operasi, pemulihan yang dijalani Sigers sangat lancar. Ia mulai menjalani fisioterapi untuk belajar jalan lagi, dan semuanya diunggahnya melalui akun TikTok miliknya.

Banyak netizen yang berkomentar baik, namun banyak juga yang mengecamnya. Sebagian mengatakan prosedur yang dijalani Sigers bisa menghilangkan kemampuannya untuk berjalan, berlari, melompat, atau olahraga lainnya.

Meski begitu, Sigers merasa tidak menyesal menghabiskan dana sebanyak 81 ribu dollar AS atau setara dengan 1,2 miliar rupiah untuk prosedur tersebut. Ia merasa lebih percaya diri dan bisa mendapat banyak perhatian dari wanita.

“Saya tidak menyesal dan memutuskan untuk berbagi perjalanan saya dengan dunia agar pria lain yang merasakan hal yang sama tahu bahwa ada pilihan lain bagi mereka,” tuturnya.

“Saya merasa seperti pria baru dan seolah-olah saya bisa mendapatkan kesempatan kedua dalam hidup,” pungkasnya.***

Editor: Redaksi

Komentar