Penampakan Kepiting Raksasa Big Daddy Cetak Rekor Dunia

TRAVEL37 Dilihat

JAKARTA – Big Daddy masuk dalam daftar Guinness World Record sebagai ‘krustasea terbesar di dunia yang hidup di penangkaran.’ Rekor tersebut diverifikasi di Blackpool, Inggris pada 8 Agustus 2013.

Dikutip dari detik.com, Akun Instagram Guinness World Records rutin membagikan video dan foto kilas balik yang menampilkan sejumlah rekor dunia yang mencengangkan.

Kali ini, pada Februari 2023, mereka membagikan beberapa foto seekor kepiting raksasa yang diberi nama Big Daddy.

“Big Daddy adalah krustasea pemecah rekor! Ini dia Big Daddy si kepiting raksasa. Dia adalah kepiting laba-laba Jepang yang tinggal di Sea Life di Blackpool, Inggris. Kaki Big Daddy membentang hingga 3,11 meter menjadikannya krustasea terbesar di dunia yang hidup di penangkaran,” tulis Guinness World Records

Akun tersebut menampilkan empat gambar kepiting dengan nama ilmiah Macrocheira kaempferi ini. Dalam keterangannya, mereka juga menginformasikan asal usul penamaan kepiting yang diambil dari nama bintang gulat profesional Big Daddy.

“‘Big Daddy yang perkasa juga memegang rekor kaki terpanjang dibandingkan semua kepiting di dunia, yakni sepanjang 1,43 meter. Hal ini telah diverifikasi di Blackpool pada 8 Agustus 2013,” lanjut tulisan tersebut.

Seperti dikutip dari NDTV, menurut VisitBlackpool , kepiting pemecah rekor itu sebenarnya akan dikirimkan ke pasar ikan Jepang. Namun sampai menunggu regulasi dinegosiasikan, ia malah diterbangkan ke Inggris.

Sejak foto-fotonya dibagikan secara online, netizen tampaknya begitu takjub mengetahui keberadaan kepiting sebesar Big Daddy. Foto tersebut menerima jutaan like dan komentar, banyak pula yang membagikan ulang sehingga viral.

“Big Daddy adalah nama yang cocok untuk hewan krustasea ini,” tulis seorang pengguna Instagram. Netizen lain melontarkan candaan, “Mungkin itu Kingler di game pokemon.”

Sayangnya Big Daddy sudah tidak ada. Kepiting ini mati sekitar awal 2016, di usia yang cukup panjang, yakni berusia sekitar 80 tahun.***

Editor: Redaksi

Komentar