Pasien BPJS Disuruh Cari Kamar Sendiri di RS, Ini Kata Dinkes Bengkalis

PERISTIWA8 Dilihat

BENGKALIS – Keluarga dan pasien di Rumah Sakit Mutia Sari, Bengkalis, Riau ngamuk kepada dokter dan perawat. Mereka ngaku dicuekin dokter karena berobat pakai BPJS Kesehatan.

Ngamuknya keluarga terlihat dalam video TikTok yang viral beberapa hari terakhir. Keluarga pasien kesal orang tuanya tidak dilayani hingga akhirnya direkam dengan handphone.

“Ini perawat Mutia Sari. Karena kita BPJS, sampai kayak gitu kalian. Karena bilang BPJS dicuekin dokternya, ini dokternya,” ucap wanita perekam video viral seperti dilihat, Kamis (8/6/2023).

Setelah direkam dan ribut-ribut, terlihat seorang wanita yang disebut dokter di rumah sakit tersebut keluar dari ruang pemeriksaan. Wanita itu membantah mengabaikan pasien dengan keluarganya.

“Nggak ada saya mencuekin,” kata wanita pakai seragam praktek.

Jawaban sang dokter membuat perekam video kian emosi. Ia mengaku bawa uang cash jika tidak dilayani dengan pelayanan BPJS Kesehatan.

“Kau pikir aku nggak bawa duit? Aku bawa duit. Biar tau kau ya, memang tidak seberapa duit ini, tapi aku bawa duit. Ini orang tua, bagaimana kalau orang tuamu dibuat seperti itu. Manusia enggak kau, manusia enggak kalian,” katanya.

Ia mengaku orang tuanya rutin kontrol di rumah sakit swasta tersebut. Namun dia kecewa karena diminta mencari kamar kosong sendiri saat datang untuk kontrol.

“Orang tuaku di sini kontrol, orang tuaku di sini berobat. Masa kita karena pakai BPJS ‘tengoklah mana kamar yang kosong’ katanya begitu sama kita, dokter enggak begitu,” kata dengan nada gemetaran dan emosi.

“Jangan mentang-mentang BPKS, jangan sepele kalian sama pasien BPJS. Ini udah ku viralkan kalian ya. Jangan karena BPJS kalian suruh cari kamar yang kosong,” kata perekam yang dalam video disebut di RS Duri.

Kepala Dinas Kesehatan Bengkalis, Ersan Saputra memastikan tak ada rumah sakit di Duri. Ia juga tak bisa tak tahu jika hanya melihat dari ruangan seperti viral video di TikTok.

“Rumah sakit duri? Rasanya tidak ada RS Duri. Saya kan nggak tahu ruangannya, ruangan mana saya kan nggak tahu. Kalau RS Duri saya rasa nggak ada,” kata Ersan.

Ersan pun mengaku belum dapat laporan dari anak buahnya terkait video viral yang beredar. Namun dia meminta ditanyakan langsung ke BPJS.

“Terkait pelayanan BPJS belum ada lagi (laporan) dari staf saya, dari Yankes. Kalau terkait BPJS tanyakan ke BPJS lah,” kata Ersan.

Ersan pun enggak berkomentar lebih jauh. Ersan hanya memastikan akan cek kabar yang beredar tersebut.

“Itu saya yang nggak tahu, karena informasi saya enggak dapat yang kayak gitu-gitu. Ya masih opini lah, masih belum bisa ditarik kesimpulan,” katanya, seperti yang dilansir dari detik.

Sumber: halloriau

Komentar