Pasangan Rinov/Pitha Berhasil Melaju ke Perempatfinal Indonesia Open 2023

OLAHRAGA50 Dilihat

JAKARTA – Rinov/Pitha menghadapi Tan Kian Meng/Lai Pei Jing di Lapangan 2 Istora GBK pada Kamis (15/6) siang WIB. Rinov/Pitha secara keseluruhan tak mengalami hambatan berarti untuk menang 21-17, 21-16.

Ganda campuran Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari maju ke perempatfinal Indonesia Open 2023. Rinov/Pitha mengalahkan ganda Malaysia dua gim langsung.

Dikutip Penjurupos dari detiksport, Kemenangan ini meloloskan Rinov/Pitha ke babak delapan besar, di mana mereka akan melakoni laga menantang. Rinov/Pitha mesti menantang unggulan dua Yuta Watanabe/Arisa Highashino asal Jepang untuk berebut satu tiket ke semifinal.

Rinov/Pitha memulai pertandingan game 1 dengan meyakinkan. Setelah unggul 5-2, Rinov/Pitha tak memberi lawan untuk mengembangkan permainan sehingga memimpin 11-7 di interval.

Akan tetapi setelahnya, Tan/Lai menyusul dengan meraih empat poin beruntun. Kedua pasangan saling kejar lalu seimbang lagi dalam kedudukan 15-15.

Rinov/Pitha melesat dengan meraup tiga poin berturut-turut untuk membuka jarak dan melanjutkan momentumnya. Setelah kedudukan 19-17, Rinov/Pitha menuntaskan dengan meraup dua poin lanjutan.

Rinov/Pitha memimpin 6-3, sebelum unggul 8-4 di awal gim kedua. Tan Kian Meng/Lai Pei Jing tertinggal tapi tidak membiarkan jarak lebar di antara mereka.

Pukulan Lai Pei Jing mengecoh Pitha sampai jatuh di depan net, sekaligus menambah angka bagi pasangan Malaysia 9-10. Rinov melakukan smes beruntun ke arah Lai Pei Jing sebelum interval kedua.

Setelahnya Rinov/Pitha semakin tidak terbendung, dan diuntungkan dengan serangkaian kesalahan yang dilakukan lawan. Tan/Lai meraih dua poin berturut-turut untuk menunda Rinov/Pitha meraih match point.

Drop shot Rinov mengeceoh Tan Kian Meng di depan net sehingga mendapatkan match point dalam kedudukan 20-13. Rinov/Pitha justru melakukan eror tiga kali berturut-turut sehingga menguntungkan lawan.

Rinov/Pitha akhirnya merebut kemenangan 21-16 setelah Lai Pei Jing gagal mengantisipasi sebuah smes.***

Editor: Redaksi

Komentar