Niat Mau Jadi Sekuriti, Begini Kisah Anak Driver Ojol Lulus Seleksi Bintara Polri

GAYA HIDUP38 Dilihat

LAMPUNG – Kisah viral Adz Rizqi (19), anak seorang driver Ojek Online (Ojol) lulus seleksi Bintara Polri, ia sempat ingin merantau ke Jakarta untuk bekerja di pabrik.

Rizqi sebenarnya tidak pernah berminat menjadi seorang polisi. Pria kelahiran Bengkulu tersebut pernah berkeluh kesah ke teman tongkrongannya yang merupakan anggota Polresta Bandarlampung.

“Saya manggilnya abang, dia (abang) ngomong, masa sih nggak minat jadi polisi. Coba dulu ajak (Rizqi) ke sini,” kata Safrizal, dikutip dari Okezone Jumat (21/7).

Setelah bertemu, polisi itu bertanya ke Rizqi, apakah mau bekerja sebagai sekuriti jika memang tidak berminat daftar ke kepolisian.

“Dia (Rizqi) bilang mau jadi sekuriti. Dia enggak mau jadi polisi, ribet sama enggak punya uang,” ucap Safrizal.

Namun, nasib berkata lain. Anak dari pengemudi ojek online bernama Safrizal (49) itu lolos masuk Bintara Polri. Pemuda ini lulus menjadi Bintara Polri pada penerimaan gelombang kedua tahun 2023 Polda Lampung.

Sebelumnya, kondisi fisik Rizqi juga sedang tidak sehat. Ia mudah lelah, kurang kuat latihan fisik, dan bahkan tidak bisa berenang.

Dengan jebakan untuk ikut tes bekerja sebagai sekuriti itu, Rizqi lalu menjalani pelatihan mandiri. Semua latihan mandiri itu dibiayai oleh polisi itu.

Sementara Rizqi mengaku baru kali pertama mengikuti seleksi penerimaan bintara. Ia mengaku semangatnya sempat naik turun saat mengikuti seleksi.

Pasalnya, dalam 13 kali tahapan, ia menjalani semuanya sendiri tanpa didampingi orangtua.

Namun, motivasinya untuk mengangkat derajat dan kehidupan keluarga menjadi penyemangat bagi Rizqi untuk tetap mengikuti seleksi.

“Enggak pernah kepikiran jadi polisi sih. Cuma emang karena kondisi keluarga begini, saya ingin membantu orangtua,” tuturnya.

Rizqi merupakan satu di antara 508 orang calon siswa yang lulus untuk bersekolah di Sekolah Kepolisian Negara (SPN) Polda Lampung pada gelombang kedua tahun 2023 ini.

Tak ada garis keturunan polisi, kedua orangtua Rizqi hanya orang “biasa”. Tidak ada sama sekali yang berprofesi sebagai polisi.

Sang ayah, Safrizal hanya driver ojek online dan ibunya Rosidah membuka warung pecel di rumah kontrakan mereka di Jalan M Bangsawan, RT 05/LK1, Sepang Jaya, Kecamatan Labuhan Ratu.***

Komentar