oleh

Terkait Minyak Kotor, Lurah Mekar Sari Akan Tindak Lanjuti

Loading...

DUMAI – Lurah Mekar Sari Kecamatan Dumai Selatan Junaidi, akan segera menindak lanjuti penimbunan minyak kotor (Miko) di RT 03.

Hal ini di sampaikan Junaidi ketika di konfirmasi di ruang kerjanya, Jum’at (12/8/2022 ).

“Besok senin, kita rapatkan dengan RT bersangkutan, “ungkap Junaidi.

Pemberitaan yang terbit pada Sabtu (6/8) terkait penimbunan dan pengolahan minyak kotor di kelurahan Mekar Sari ada yang merasa gerah dan timbul seorang sosok untuk meredam pemberitaan.

Loading...

Pemilik sebenarnya Fr sesuai keterangan Ketua RT 03 Suhardi belum muncul ke permukaan atau belum melakukan klarifikasi kepada media yang memberitakan.

Fr mengutus seseorang untuk menjumpai jurnalis yang memberitakan namun jurnalis tersebut tidak peduli dengan orang tersebut.

Padahal, lokasi penimbunan dan pengolahan dengan cara memasak minyak kotor yang di tampung di Tanki Timbun sangat berdampak pencemaran lingkungan.

Apalagi penimbunan dan pembakaran minyak kotor tersebut tidak punya izin resmi dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Dumai.

Menurut pengakuan Ketua RT 03 Suhardi ketika di konfirmasi, mengatakan pemilik minyak kotor adalah Fr.

Namun, Suhardi berdalih tidak mengetahui siapa Fr dan kerja di mana serta tidak tahu nomor kontaknya, Sementara jarak lokasi penimbunan minyak kotor hanya 400 meter dari rumah Ketua RT 03 Suhardi.

Diharapkan kepada Lurah Mekar Sari Junaidi dan Ketua RT 03 Suhardi bersama masyarakat sekitar untuk segera menutup lokasi dan penimbunan minyak kotor (Miko) tersebut.***

Loading...

Komentar

READ MORE