oleh

Gugas COVID-19 Dumai Tutup Lagi Gelper dan Hiburan

Loading...

DUMAI – Pelaku usaha gelanggang permainan atau Gelper dan hiburan malam di Kota Dumai Provinsi Riau kembali diminta menutup aktivitas oleh pemerintah melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 menyusul bertambah kasus positif baru.

Juru Bicara Gugas COVID-19 Dumai dr Syaiful mengatakan, akibat pertambahan tujuh kasus baru positif virus corona maka pemerintah kembali mengutamakan pencegahan dengan menghentikan sementara aktivitas di tempat usaha hiburan dan gelper.

“Sudah kita undang pelaku usaha hiburan dan gelper untuk menghentikan sementara lagi aktivitas agar tidak bertambah kasus baru, surat edaran baru juga telah diterbitkan,” kata Syaiful dikutip Antara, Sabtu (27/6).

Usaha hiburan dan gelper sebelumnya sudah diizinkan beroperasi mulai 21 Juni 2020, namun terhitung Rabu 24 Juni 2020 atau berselang empat hari diumumkan terjadi penambahan kasus baru positif COVID-19 di Dumai, sehingga kembali ditutup sementara.

Loading...

Akibat dari kemunculan kasus baru, Dumai dari sebelumnya zona kuning tidak jadi naik status ke zona hijau, sehingga pemerintah dan tim Gugas kembali mempertegas aturan protokol kesehatan.

“Atas kondisi ini diminta kepada pelaku usaha untuk maklum dan menutup sementara aktivitas demi pencegahan dan tidak muncul kasus baru,” sebutnya.

Sebelumnya, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Dumai juga melakukan patroli penegakan disiplin protokol kesehatan menyasar ke berbagai tempat keramaian, seperti karaoke keluarga, gelper, pusat olahraga dan sejumlah tempat disinyalir jadi tempat penularan corona.

Kepala Satpol PP Kota Dumai Bambang Wardoyo mengatakan, patroli dilakukan guna menerapkan protokol kesehatan, supaya semua elemen masyarakat disiplin patuh dan tidak terjadi kenaikan kasus.

“Hasil pantauan semuanya berjalan normal dan sudah menjalankan protokol kesehatan dengan menyediakan air dan sabun cuci tangan, hand sanitizer serta menjaga jarak,” kata Bambang baru ini kepada media.

Sementara, seorang juru bicara pemilik Gelper Ricky Hutagalung menyatakan penutupan kembali usaha dapat diterima oleh pengusaha, dan sangat konsisten dalam penerapan protokol kesehatan.

Pada saat dibuka kembali 21 Juni 2020, pengusaha gelper menjalankan protokol kesehatan dengan menyediakan air cuci tangan pakai sabun, hand sanitizer dan mewajibkan pengunjung serta pekerja menggunakan masker.

“Usaha diminta tutup lagi, dan kita ikuti anjuran pemerintah, termasuk penerapan protokol kesehatan COVID-19 saat beroperasi, misalnya dengan melarang penonton dan pembatasan jumlah pemain satu meja,” kata Ricky. arh

Loading...

Komentar

READ MORE