Mobil Listrik Wuling Air EV Buatan Cikarang Akan Mengaspal di Thailand

OTOMOTIF74 Dilihat

JAKARTA – Distributor berbagai merek mobil listrik di Thailand sekaligus distributor tunggal Wuling, EV Primus Company Limited telah bergabung dengan PT SGMW Indonesia untuk mengirimkan 400 unit Wuling Air ev.

Dikutip Penjurupos dari detikoto, Mobil listrik mungil Wuling Air ev bakal diluncurkan di Thailand dalam waktu dekat.

Wuling Air ev ‘buatan’ Cikarang bakal segera mengaspal di Thailand. Sebagai awalan akan ada 400 unit Wuling Air ev yang dikapalkan ke Thailand dari Indonesia.

Mengutip laman Thai PR, rencananya mobil listrik Wuling itu akan diluncurkan perdana pada 3 Juli 2023. Informasi soal peluncuran juga sudah diumumkan di akun media sosial Wuling Thailand. 400 unit Wuling Air ev itu bakal berlabuh di pelabuhan LAem Chabang Deep Sea Port pada Juni.

“Sesuai dengan rencana peluncuran Wuling Air ev di Thailand, kami akan meluncurkkannya awal bulan depan dan sekarang kami sedang mendiskusikan harga, paket promosi, dan pengiriman ke konsumen,” ungkap CEO EV Primus Pitaya Tanadamrongsak.

Pitaya mengatakan, 32 dealer Wuling di Negeri Gajah Putih tersebut menyambut gembira dengan rencana kehadiran Wuling Air ev. Beberapa dealer disebut telah melakukan renovasi berkaitan dengan peluncuran mobil listrik sejalan dengan pedoman showroom. Sisanya melakukan renovasi sebagai bagian dari bisnis Wuling.

“Sekarang kami tengah melakukan banyak hal untuk menghindari munculnya masalah yang kami hadapi di masa lalu. Kami yakin bisa menyerahkan Air ev ke konsumen dan bersiap untuk mendaftarkannya ke Dinas Perhubungan Darat,” tambah Pitaya.

Wuling Air ev dipercaya bisa menjadi pilihan baru warga Thailand yang tengah mengincar mobil listrik perkotaan dengan harga kompetitif di kelasnya.

“Wuling Air ev menawarkan dua model, Standard Range dan Long Range. Empat kursu dan tiga pintu mobil listrik dengan panjang 2.974 mm, lebar 1.505 mm, dan tinggi 1.631 mm. Kapasitas baterainya mencapai 17,3 kWh untuk Standard Range bisa mencapai jarak tempuh 200 km untuk delapan jam pengecasan. Dan baterai 26,7 kWh untuk model Long Range bisa menjelajah 300 km dalam waktu pengecasan empat jam,” ungkapnya.

Sementara itu, mengutip laman distribusi ekspor Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Wuling Air ev diketahui telah diekspor ke beberapa negara seperti Nepal, Hongkong, Jepang, Fiji, Thailand, dan Uganda. Namun secara jumlah belum banyak, yakni sekitar 38 unit secara keseluruhan.***

Editor: Redaksi

Komentar