Lemparan Arhan Jadi Sorotan, Pelatih Argentina: Tak Ada yang Spesial

OLAHRAGA39 Dilihat

JAKARTA – Aksi Arhan ikut mencuri perhatian dalam laga Indonesia vs Argentina di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (19/6/2023), dalam laga FIFA Match Day.

Dikutip dari detik.com, Pelatih Argentina Lionel Scaloni tampaknya punya sikap berbeda dengan sebuah media ternama di negaranya ketika membahas lemparan ke dalam pemain timnas Indonesia Pratama Arhan.

Pemain Tokyo Verdy itu, yang bermain 45 menit dengan masuk di babak kedua menggantikan Shayne Pattynama, kembali memperlihatkan kemampuannya dalam hal melakukan lemparan ke dalam yang merepotkan pertahanan lawan.

Ada sekitar lima kali kesempatan Arhan memamerkan aksinya itu. Kesemuanya berujung kemelut di kotak penalti Argentina.

Bahkan salah satu lemparan ke dalam Pratama Arhan nyaris berbuah gol. Ketika itu lemparannya disambut Elkan Baggott dengan sundulan. Tapi bola masih bisa ditepis kiper Emiliano Martinez.

Dari lima lemparan ke dalam, empat di antaranya Arhan lakukan di pinggir lapangan dekat tribune timur atau di seberang bench pemain. Scaloni berkesempatan melihat aksi Arhan dari dekat kala Arhan melempar bola di dekat bench Argentina.

Pada momen-momen itu, Scaloni tampak cukup seksama memerhatikan gerak-gerik Arhan ketika bersiap melempar jarak jauh di dekat bench timnya. Dari pada saat eks pemain PSIS Semarang itu mengelap bola, ancang-ancang, hingga melempar bola, semuanya dilihat Scaloni secara seksama dari jarak dekat.

Namun, Scaloni rupanya enggan membahas secara spesifik aksi Pratama Arhan tersebut ketika ditanya oleh media usai pertandingan. Ia tak mau fokus secara spesifik ke satu pemain lawan.

“Soal lemparan ke dalam Arhan, memang kami bermain kompak dan baik, kami bisa bermain bagus (menghalau lemparan Arhan) dan tak ada pemain Indonesia yang sedemikian spesial bagi saya,” kata Scaloni seusai laga.

Pelatih berusia 45 tahun itu memang hanya ingin bicara mengenai timnya. Sekali momen ia mengomentari Indonesia, ia memilih menunjukkan rasa hormatnya buat sang lawan secara kolektif.

Di sesi jumpa pers jelang laga, misalnya, ketika menyebut Indonesia bukan lawan yang mudah. Setelah timnya menang 2-0, Scaloni juga mengungkit ucapannya lagi bahwa Indonesia memang bukan lawan yang enteng.

“Laga ini memang berjalan seperti yang kami prediksi, tidak akan mudah buat kami. Tetapi para pemain tetap melakukan yang terbaik,” ucapnya.

Apresiasi media Argentina buat Pratama Arhan

Sikap Scaloni, yang terlihat enggan membahas secara spesifik pemain Indonesia termasuk Arhan, agak berbeda dengan yang diperlihatkan media Argentina.

Ole, media olahraga ternama di Negeri Tango, justru secara khusus membahas lemparan ke dalam Pratama Arhan yang mampu membahayakan pertahanan Argentina.

“Salah satu momen kejutan dalam kemenangan Argentina lawan Indonesia, dengan skor 2-0 di Jakarta, adalah ketika Pratama Arhan yang masuk di babak kedua mengelap bola dengan handuk dan melemparnya ke kotak penalti. Pada sebuah kesempatan ia bahkan bisa mengejutkan Emiliano Martínez,” tulis Ole dalam sebuah artikelnya.

“Ada alasan kuat Arhan melakukannya. Sepekan lalu pemain itu turut membantu lahirnya gol buat Tokyo Verdy, klub Jepang, di ajang Piala Kaisar, lewat lemparan ke dalam yang dikonversi Yudai Nakata ketika melawan Thespakusatsu Gunma. Saat itu timnya menang 2-1.”***

Editor: Redaksi

Komentar