Konfederasi Olahraga Swedia Bantah Kabar Gelar Kejuaraan Seks Pertama

BERITA37 Dilihat

JAKARTA – Konfederasi Olahraga Swedia membantah negara tersebut menggelar kejuaraan seks pertama di Eropa pada Kamis (8/6).

“Informasi tersebut tidak benar yang bertujuan untuk mencoreng dunia olahraga Swedia dan orang Swedia,” ujar Juru Bicara Konfederasi Olahraga Swedia (SSC) Anna Setzman dalam keterangan yang dilansir media Jerman Deutsche Welle (DW) pada Rabu (7/6).

Berdasarkan laporan Goteborgs-Posten, salah satu harian besar berbahasa Swedia, seorang pria Swedia bernama Dragan Bratic berada di balik keseluruhan drama tersebut.

Menurut surat kabar itu, seperti dikutip DW, Bratic memiliki beberapa klub tari telanjang dan menginginkan seks diklasifikasikan sebagai olahraga. Lalu, dia mengajukan lamaran untuk menjadi anggota konfederasi olahraga Swedia pada Januari lalu.

Konfederasi Olahraga Swedia mengkonfirmasi kepada DW bahwa memang ada seseorang yang mengaku memiliki federasi seks dan mengajukan keanggotaan. Kendati demikian, permohonan tersebut ditolak pada Mei lalu.

Konfederasi dengan tegas membantah ada kerja sama dengan organisasi seks. “Tidak ada federasi seks yang menjadi anggota Konfederasi Olahraga Swedia,” tegas Setzman.

Sementara itu, Bratic selaku petinggi Federasi Seks Swedia (SSF) ngotot pihaknya akan menggelar kejuaraan itu meski tidak diakui pemerintah.

“Federasi Seks Swedia membiayai seluruh Kejuaraan Eropa dengan dananya sendiri dan dengan kerja sukarelanya sendiri,” ujar Bratic dalam pernyataan tertulis kepada DW.

Bratic juga menyayangkan pemerintah Swedia tidak membantu SSF dengan dana sebesar 2 miliar kronor seperti layaknya organisasi olahraga terdaftar lainnya

Sumber: CNN

Komentar