Kepsek dan Guru SMP Sederajat Kota Dumai Ikuti Pelatihan

BERITA40 Dilihat

DUMAI – Sebanyak 100 orang, terdiri dari kepsek dan guru SMP sederajat se-kota Dumai, mengikuti “Pelatihan Implementasi HOTS Berbasis Digital dalam Pembelajaran Abad 21”.

Pemko Dumai melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), berkolaborasi dengan FKIP Universitas Riau menggelar pelatihan implementasi Higher Order Thinking Skills (HOTS) atau pengembangan keterampilan berpikir tingkat tinggi berbasis digital dalam pembelajaran abad 21, secara hybrid, Sabtu (15/7/2023) pagi di Gedung Pertemuan Sri Bunga Tanjung.

Pelatihan dibuka resmi Walikota H Paisal, SKM., MARS., dan dihadiri Asisten II Syahrinaldi, dan Kepala Disdikbud Kota Dumai, Hj Yusmanidar.

Pelatihan diperkuat dengan pemaparan materi oleh Dekan FKIP Universitas Riau, Prof Dr Mahdum, M.Pd., narasumber dari Malaysia Prof Madya Dr Abdul Talib Bin Mohamed Hashim (Dekan Faculty of Human Development Universiti Pendidikan Sultan Idris) dan Prof Dato’ Indera Dr Abdul Razak Bin Ahmad (Universiti Kebangsaan Malaysia).

Dalam sambutannya, Walikota Paisal sambut baik dan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan implementasi HOTS berbasis digital.

Menurutnya, di era teknologi digital pembelajaran yang bermutu berbasis HOTS atau ketrampilan berpikir tingkat tinggi, menjadi penting sebagai modal bagi anak didik menghadapi tantangan di abad 21 ini.

“Ikuti pelatihan ini dengan baik, kami berharap ilmu yang di sampaikan narasumber nantinya dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bapak ibu guru dalam mengembangkan pembelajaran berbasis HOTS serta meningkatkan keterampilan guru dalam mengembangkan bahan ajar berbasis HOTS untuk siswa-siswanya,” tuturnya kepada peserta perwakilan 42 SMP sederajat tersebut.

Disisi lain, Dekan Prof Dr Mahdum, M.Pd ungkapkan, bahwa tahun 2023, FKIP Universitas Riau melaksanakan kegiatan Pengabdian Masyarakat di 15 Kabupaten Kota se-Provinsi Riau.

Melalui pelatihan diharap dapat meningkatkan kompetensi guru agar proses pembelajaran lebih efektif dan mudah tersampaikan kepada pelajar.

“Kami berharap pelatihan ini dapat mendukung percepatan transformasi pendidikan, khususnya tenaga pendidik, agar dapat mengikuti, adaptif dan responsive terhadap perubahan,” pungkasnya.(ES)***

Komentar