Hiu Raksasa Tertangkap Satelit, Bukti Megalodon Masih Ada

TEKNOLOGI71 Dilihat

JAKARTA – Beredar Vidio di TikTok memperlihatkan penampakan hiu raksasa yang disebut megalodon di Citra Satelit.

Sebelumnya, megalodon sudah dikabarkan punah, Hal tersebut membuat warganet yakin hiu raksasa masih ada dan hidup di lautan.

Megalodon adalah spesies hiu purba yang sudah punah. Nama megalodon berasal dari bahasa Yunani yang berarti “gigi besar”.

Hiu ini hidup sekitar 23 hingga 3,6 juta tahun lalu, dari zaman Miosen Awal hingga Pliosen Akhir. Megalodon dianggap sebagai hiu terbesar dan ikan terbesar yang pernah ada.

“Video berikut adalah cuplikan dari satelit. Saat Anda memperbesarnya, tampaknya terlihat mirip dengan hiu,” ucap narator video dengan musik yang menakutkan, dikutip daricdetik.com Sabtu (22/07).

Sang kreator, @theyrewatchingusnow, kemudian membandingkan ukuran bayangan misterius tadi dengan bus kuning sekolah. Keduanya sama-sama punya panjang 40 kaku atau kisaran 12 meter

Video berdurasi 18 detik itu sudah hampir di tonton 500 ribu kali. Kolom komentarnya pun dibanjiri pendapat para warganet.

“Mereka benar-benar masih hidup. Lautannya sangat dalam dan kami baru menjelajahi 5 hingga 10 persen.” kata salah satu komentar.

“Lebih dari 80 persen lautan kita belum dipetakan, belum diamati, dan belum dijelajahi. Masih banyak yang harus dipelajari dari penjelajahan misteri di kedalaman,” kata yang lain.

Klip TikTok penampakan megalodon berasal dari video yang dibagikan oleh Discovery di YouTube pada tahun 2014 sebagai bagian acara Shark Week.

Citra satelit tersebut dibuat oleh NASA di dekat Sao Paulo dan menimbulkan kekhawatiran besar karena sepertinya ada tumpahan minyak besar yang ternyata adalah segerombolan mikroba yang tidak berbahaya.

Orang yang mempelajari mikroba juga memperhatikan sesuatu yang aneh di dalam air yang awalnya tampak seperti bintik, tetapi setelah diamati lebih dekat berbentuk seperti hiu.

Tidak jelas apakah ada penyelidikan lebih lanjut terhadap bayangan itu, tetapi itu masih menjadi topik pembicaraan hangat hampir satu dekade kemudian.***

Komentar