AC Nyala, Sekeluarga Meninggal Usai Bermalam Dalam Mobil

TRAVEL54 Dilihat

MEKSIKO – Awalnya, terjadi mati listrik di daerah Tabasco, Meksiko, dan cuaca sedang sangat panas. Mereka pun memutuskan bermalam di mobil saja dan menyalakan AC agar dingin dan nyaman

Dikutip Penjurupos dari detiknet, Keluarga itu terdiri dari ayah seorang akuntan, istrinya dan sang anak perempuan berusia 8 tahun.

Sekeluarga ditemukan meninggal dunia setelah mereka bermalam di mobil dengan kondisi AC menyala. Itu mereka lakukan untuk menghindari gelombang panas yang sedang melanda Meksiko.

Beberapa area di Meksiko sedang mengalami gelombang panas yang parah. Sebanyak 24 dari 32 negara bagian di negara itu, temperatur tembus sekitar 45 derajat celcius.

Tidur di mobil dengan AC menyala memang dinilai berpotensi bahaya. Penyebab pasti kematian keluarga itu belum ditentukan, otoritas menduga mereka mungkin meninggal karena menghirup karbonmonoksida yang dikeluarkan mesin dalam jangka waktu lama.

Itu adalah penyebab utama kematian mereka yang meninggal saat tidur di dalam mobil. Mungkin juga begitu keluarga tersebut tertidur, mesin dimatikan. Ini bisa menyebabkan mereka mati lemas.

Sejauh ini, penyelidikan menunjukkan keluarga itu mengalami mati listrik selama delapan hari dalam suhu lingkungan yang tinggi. Adapun mobilnya berada di garasi rumah.

Setidaknya ada empat kematian lainnya di Meksiko akibat terkena serangan panas. Palang Merah setempat menyarankan mereka yang terpapar gelombang panas untuk tinggal di tempat-tempat ber-AC sebanyak mungkin, dan bagi mereka yang tidak memilikinya, disarankan mencari lokasi sejuk.

Mereka juga menyarankan orang untuk mengenakan pakaian ringan, mandi air dingin, dan membatasi aktivitas di luar ruangan. Jika pergi keluar tidak dapat dihindari, sebaiknya dilakukan lebih awal atau lebih siang, ketika suhu tidak terlalu panas.***

Editor: Redaksi

Komentar